Phone: 0784295116

  Fax: 0784211096 

Budaya Mistis Jepang di Hutan Aokigahara

Budaya Mistis Jepang di Hutan Aokigahara

Jepang tenar dengan budaya bunuh dirinya. Orang-orang Jepang yang mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri umumnya dilaksanakan di hutan aokigahara yang berlokasi di sebelah barat laut dari Gunung Fuji. Hutan ini mempunyai cerita yang cukup mengerikan Sehingga sering kali disebut dengan hutan bunuh diri. Bagi yang berkeinginan mengetahui isu Jepang lebih mendalam terkait hutan aokigahara ini karenanya perlu menyimak beberapa hal berikut ini.

 

Adapun beberapa fakta berhubungan dengan hutan aokigahara merupakan sebagai berikut. Perlu dikenal bahwa hutan ini bukan hanya hutan bunuh diri bagi orang-orang Jepang saja, karena hutan ini telah diakui oleh dunia sebagai hutan bunuh diri. Luas dari hutan aokigahara yakni 3500 hektar dan dipenuhi dengan pohon-pohon yang rimbun. Pasalnya ada cukup banyak mayat yang tak ditemukan karena hutan ini terlalu lebat sehingga mayat menjadi sirna selamanya. Diprediksi ada sekitar 100 orang yang sukses mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri di daerah ini setiap tahunnya.

 

Ketika orang Jepang mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri, mereka tak menganggapnya sebagai dosa. Malah di negara ini terdapat ritual bunuh diri dengan Samurai yang ada saat era feodal dan hal ini amat dihormati. Biasanya ritual ini dikerjakan saat dirinya mengalami kejatuhan atau ketika pemimpin mati. Tapi demikian ritual ini tak lagi dikerjakan karena akan menyebabkan berbagai efek bagi masyarakat Jepang. Informasi Jepang berkaitan bunuh diri ini sudah dikenal oleh masyarakat dunia.

 

Perlu diketahui bahwa ada beraneka upaya yang telah dijalankan untuk mencegah bunuh diri hal yang demikian. Bahkan pemerintah Jepang telah memasang sebagian kamera keamanan di komponen pintu masuk di hutan ini serta meningkatkan jumlah dari penjaga keamanan. Selain itu ada cukup banyak peringatan yang dipasang di beberapa titik lokasi hutan untuk mengurangi tingkat bunuh diri. Akan tapi langkah yang dijalankan ini tidaklah bekerja secara optimal sebab angka bunuh diri tetap saja tinggi.

 

Pasalnya hutan ini sangatlah mistis dan konon suasananya betul-betul mencekam. Kebanyakan orang Jepang mengakhiri hidupnya dengan sistem menggantung leher, dan cara ini telah betul-betul populer. Diperkirakan hutan aokigahara ini berhantu karena arwah dari orang-orang yang bunuh diri itu bergentayangan.

 

Sekian isu Jepang berhubungan dengan kebiasaan mistis yang ada di hutan aokigahara. http://kawanbar.com hal ini yaitu adat istiadat yang kerap dikerjakan oleh masyarakat Jepang, akan tetapi perlu diambil hikmahnya bahwa mengakhiri hidup dengan bunuh diri bukanlah jalan yang tepat.